IN LEUTAX WE TRUS

Off Roader BRINGKA Since Of 2007

MOUNTAINER

Mt. Burangrang 23 Agustus 2012

Zatoichi

Best Of Samurai Sword

BHARAWANA

Cruiser and Mountainer Universitas Jendral Ahmad Yani

Computer

It's My Inspiration

Pengertian dan Pemakaian CC (pada power supply unit - PSU Leader )

Pada bahasan kali ini saya akan mengulas pengertian dan pemakaian constan current (CC) pada PSU tersebut.
Power supply pada umum nya adalah sumber tegangan tetap (constant voltage - cv), tetapi sesungguh nya ada juga sumber arus tetap (constant current - cc).
Dalam praktek kita lebih banyak menyediakan tegangan terlebih dahulu, kita kasih beban, barulah mengalir arus sebesar hukum ohm I=V/R. jarang kita "bermain" dengan sumber arus tetap.



Pada PSU ini terdapat tombol pengaturan :
1. Voltage (coarse) = pengaturan kasar = 0-18 V
2. Voltage (fine) = pengaturan halus (untuk selisih s.d. 2 V dari tombol no.1 di atas)
3. Current = pengaturan besar arus maksimal yang boleh keluar, juga untuk pengaturan cc
4. Power ON-OFF = untuk hidup dan mati keseluruhan
5. Output = untuk memutus - sambung keluar saja

Ada 3 terminal : Plus, Minus, GND (body), tapi bukan pencatu daya terbelah (split power supply) ...

Meter : Volt meter (0-18V), dan Ampere Meter (0-3A)
Lampu LED : cv atau cc

Jika tombol Current di atur pada putaran penuh, artinya arus maksimal yang keluar 3A, sedang kalau di tengah sekitar 1,4 A

Jika power supply di "paksa" mengeluarkan arus lebih besar maka dia akan :
1. Cut off (terputus) = protect
2. Mengubah dirinya menjadi cc sesuai setelan tombol current. PSU ini termasuk yang ke 2. Sehingga "aman" walaupun power supply ini kasih beban R yang sangat kecil bahkan boleh di "konsletkan" sekalipun ... enak kan. karena bisa saja di praktek nggak sengaja konslet, masih aman, orang di sengaja aja aman kok, hehehe... coba aja saya sering koslet malah keseringan...
(untuk power supply ini boleh berlama lama konslet)

Misal kita keluarkan tegangan 18 V dengan beban 5 ohm, maka mestinya keluar arus I = 18/5 = 3,6 A, tetapi karena tombol current di set pada maksimum 3A, maka ketika beban di hubungkan dia seolah "berfikir" dan menghitung arus, ketika arus melebihi setelan nya, maka dia akan mengubah dirinya menjadi cc, dia mengatur tegangan nya sendiri, menyesuaikan dengan beban dan mengeluarkan arus menjadi = 3A, lampu cc menyala.Termasuk ketika di konsletkan (baris terakhir).

 Tabel berikut bisa di baca dengan jelas.


Install OS ANDROID di Pc/Laptop

Tanpa Basa basi langsung saja saya berikan step by step cara instalasinya...
1. Pilih Install to Hard disk Juragan...
;
2. Menentukan Partisi
Bagi partisi Hard disk anda menjadi 3 partisi, Contoh saya menggunakan Hard disk 40 Giga, dengan RAM 2 Giga.
Partisi 1 10Gb         *ext3  /System
Partisi 2 4Gb                      /Swap (2x Besar RAM Juragan)
Partisi 3 Sisa nya   *Fat32 /Data (memory ext)

3. Install Grub Loader pilih NEXT

4.Tunggu hingga proses selesai, kemudian Reboot
OS ANDROID SIAP DIGUNAKAN !
DOWNLOAD OS (tanpa Adfly dan kawan kawan) Langsung Sedot aja Juragan
Android Versi 4.3 (Test Build)
Android Versi 4,0 - Asus (Release)
Coming Soon... INSTALL 5 BOOT OS DALAM SATU PC/LAPTOP DENGAN SETTINGAN GRUD LOADER DAN CARA INSTALL ULANG JIKA SALAH SATU OS RUSAK

Modem ADSL

Salah satu perangkat yang sering digunakan untuk membuat koneksi ADSL]] ADSL atau Asymmetric Digital Subscriber Line adalah salah satu bentuk dari teknologi DSL. Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, yaitu bahwa data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain. Daftar isi 1 Sejarah ADSL 2 Cara Penggunaan ADSL 3 Ciri ADSL 4 Kelebihan ADSL 5 Kekurangan ADSL 6 Referensi Sejarah ADSL Sebelum ADSL, kita sudah terlebih dulu mengenal sistem yang disebut dial-up. Sistem ini menggunakan sambungan kabel telepon sebagai jaringan penghubung dengan Internet Service Provider (ISP). Namun dalam penggunaannya, dial-up memiliki beberapa kekurangan. Seperti rendahnya kecepatan dalam mengakses Internet, terlebih di jam-jam tertentu yang merupakan waktu sibuk atau office hour. Selain itu, karena menggunakan sambungan telepon, kita tidak bisa menggunakan telepon bila sedang melakukan koneksi Internet. Penggunaan sambungan telepon juga memungkinkan tingginya tingkat gangguan atau noise bila sedang menggunakan Internet. Kekurangan lainnya adalah sistem penghitungan dial-up yang masih berdasarkan waktu dan masih dirasakan sangat mahal. ADSL sendiri merupakan salah satu dari beberapa jenis DSL, disamping SDSL, GHDSL, IDSL, VDSL, dan HDSL. DSL merupakan teknologi akses Internet menggunakan kabel tembaga, sering disebut juga sebagai teknologi suntikan atau injection technology yang membantu kabel telepon biasa dalam menghantarkan data dalam jumlah besar. DSL sendiri dapat tersedia berkat adanya sebuah perangkat yang disebut DSLAM (DSL Acces Multiplexter). Untuk mencapai tingkat kecepatan yang tinggi, DSL menggunakan sinyal frekuensi hingga 1 MHz. Lain halnya untuk ADSL, sinyal frekuensi yang dipakai hanya berkisar antara 20 KHz sampai 1 MHz. Sementara untuk penggunaan ADSL di Indonesia dengan program Telkom Speedy, kecepatan yang ditawarkan berkisar antara 1024 kbps untuk downstream dan 128 kbps untuk upstream. Kecepatan downstream inilah yang menjadikan ADSL lebih cocok untuk kalangan rumah tangga. Karena pada kalangan rumah tangga umumnya lebih banyak kegiatan menerima, dibandingkan kegiatan mengirim. Seperti mendownload data, gambar, musik, ataupun video. Cara Penggunaan ADSL Adapun cara-cara penggunaan ADSL di Indonesia, pertama-tama kita terlebih dahulu harus memiliki perangkat ADSL. Seteleh memiliki perangkat ADSL, kita harus memeriksa keberadaan nomor telepon rumah kita di layanan Telkom Speedy, apakah sudah terdaftar atau belum. Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah, seberapa jauh jarak antara gardu Telkom dengan rumah kita. Karena dalam ADSL, jarak sangat berpengaruh pada kecepatan koneksi Internet. Setelah memastikan bahwa nomor telepon sudah terdaftar dan jarak sudah diperhitungkan, yang harus kita lakukan selanjutnya adalah pemasangan ADSL pada sambungan telepon. Untuk menyambungkan antara ADSL dengan line telepon, kita menggunakan sebuah alat yang disebut sebagai Splitter atau pembagi line. Splitter ini berguna untuk menghilangkan gangguan ketika kita menggunakan modem ADSL. Sehingga nantinya kita tetap dapat menggunakan Internet dan menjawab telepon secara bersamaan. Ciri ADSL ADSL sendiri memiliki bermacam-macam jenis dengan kecepatan, jenis router, USB dan perangkat lain yang ada di dalamnya. Misalnya ada yang dapat dipakai untuk dua komputer dengan menggunakan sambungan USB, tapi ada juga yang dapat digunakan untuk empat komputer dengan koneksi LAN Ethernet. Namun ada baiknya dalam memilih modem ADSL, kita memilih menggunakan modem yang memiliki tombol on dan off. Hal ini dimaksudkan supaya kita dapat mengatur penggunaan koneksi sebanyak yang kita butuhkan dan menghemat biaya koneksi yang digunakan. Terlebih di Indonesia masih menggunakan penghitungan waktu atau banyaknya bandwidth yang digunakan. Hal penting lain yang dimiliki oleh modem ADSL adalah adanya lampu indikator yang berguna mengetahui jalannya proses koneksi yang terjadi. Umumnya lampu yang ada pada modem ADSL adalah lampu PPP, Power, DSL. Ada juga lampu tambahan bila kita menggunakan koneksi Ethernet dan USB. Dari tiga lampu indikator yang ada pada modem, yang terpenting adalah lampu PPP dan DSL. Di mana lampu DSL menunjukkan koneksi sudah terhubung dengan baik pada line. Sementara lampu PPP menunjukkan adanya arus data ketika seseorang melakukan browsing. Setelah perangkat lengkap, hal yang penting dalam penggunaan ADSL di Indonesia adalah penggunaan IP modem dan password. Hal ini digunakan untuk melindungi penggunaan layanan bagi konsumen yang diberikan oleh provider. IP yang kita miliki akan menjadi gerbang untuk memasuki jaringan. Jika kita mengubah password untuk login, maka kita perlu memasukkan kembali sesuai perubahan yang dilakukan. Bila seluruh proses ini berhasil dilalui, maka selanjutnya kita sudah dapat berkoneksi Internet dengan ADSL. Penggunaan ADSL di Indonesia saat ini tidak hanya berkisar hanya di pulau Jawa saja, tapi juga sudah meluas sampai ke luar Jawa. Seperti Bali dan Sumatera. Walaupun kualitas yang ditawarkan memang masih banyak mengalami masalah, namun adanya ADSL dalam berkoneksi Internet sangatlah membantu dibandingkan dengan cara lama yang menggunakan sistem dial-up. pai kecepatan yang diharapkan.. Kelebihan ADSL Pembagian frekuensi menjadi dua, yaitu frekuensi tinggi untuk menghantarkan data, sementara frekuensi rendah untuk menghantarkan suara dan fax. Bagi pengguna di Indonesia yang memakai program Speedy, penggunaan ADSL membuat kegiatan Internet menjadi jauh lebih murah. Sehingga kita dapat berInternet tanpa khawatir dengan tagihan yang membengkak. Kekurangan ADSL Adapun kualitas dari ADSL saat ini masih memiliki kekurangan. Seperti sangat berpengaruhnya jarak pada kecepatan pengiriman data. Semakin jauh jarak antara modem dengan PC, atau saluran telepon kita dengan gardu telepon, maka semakin lambat pula kecepatan mengakses Internetnya. Tidak semua software dapat menggunakan modem ADSL semisal Mac. Cara yang dipakai pun akan lebih rumit dan ada kemungkinan memakan waktu lama, tapi pada modem adsl jenis terbaru management modem dapat di lalukan via web interface sehingga tingkat kompatibilitas nya meningkat dan menjadikan modem adsl dapat digunakan pada setiap jenis pc selama pc bersangkutan memiliki ethernet card . Adanya load coils yang dipakai untuk memberikan layanan telepon ke daerah-daerah, sementara load coils sendiri adalah peralatan induksi yang menggeser frekuensi pembawa ke atas. Sayangnya load coils menggeser frekuensi suara ke frekuensi yang biasa digunakan DSL. Sehingga mengakibatkan terjadinya interferensi dan ketidak cocokkan jalur untuk ADSL. Adanya Bridged tap, yaitu bagian kabel yang tidak berada pada jalur yang langsung antara pelanggan dan CO. Bridged tap ini dapat menimbulkan noise yang mengganggu kinerja DSL. Penggunaan fiber optic pada saluran telepon digital yang dipakai saat ini. Di mana penggunaan fiber optic ini tidak sesuai dengan sistem ADSL yang masih menggunakan saluran analog yaitu kabel tembaga, sehingga akan sulit dalam pengiriman sinyal melalui fiber optic. Kecepatan koneksi modem ADSL masih tergantung dengan jarak tiang Telkom atau DSLAM terdekat, artinya jika jarak modem ADSL dengan DSLAM jauh maka kecepatan koneksi akan menurun karena banyaknya hambatan medium yang dilaluinya dan sebaliknya jika jaraknya dekat, koneksinya akan meningkat.
http://id.wikipedia.org/wiki/ADSL

JARINGAN KOMPUTER

Bridge
Jembatan jaringan (bahasa Inggris: Network bridge) adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Jembatan jaringan beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Jembatan juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet. Jembatan akan membuat sinyal yang ditransmisikan oleh pengirim tapi tidak melakukan konversi terhadap protokol, sehingga agar dua segmen jaringan yang dikoneksikan ke jembatan tersebut harus terdapat protokol jaringan yang sama (seperti halnya TCP/IP). Jembatan jaringan juga kadang-kadang mendukung protokol Simple Network Management Protocol (SNMP), dan beberapa di antaranya memiliki fitur diagnosis lainnya. Terdapat tiga jenis jemabatan jaringan yang umum dijumpai: * Jembatan Lokal: sebuah Jembatan yang dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan lokal. * Jembatan Putar: dapat digunakan untuk membuat sebuah sambungan (link) antara LAN untuk membuat sebuah Wide Area Network. * Jembatan Nirkabel: sebuah bridge yang dapat menggabungkan jaringan LAN berkabel dan jaringan LAN nirkabel.
Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_jaringan
10BaseT
10BaseT adalah sebuah standar yang digunakan untuk mengimplementasikan jaringan berbasis teknologi Ethernet. Dibandingkan dengan standar 10Base2 atau 10Base5, standar 10BaseT ini lebih populer, meski kecepatan yang ditawarkan adalah sama, yaitu 10 Megabit per detik. 10BaseT menggunakan kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) untuk menghubungkan komputer, dan menggunakan hub untuk membentuk sebuah jaringan. 10BaseT mendukung kecepatan hingga 10 Megabit per detik, tapi dalam kenyataannya kecepatan yang dapat diraihnya hanyalah berkisar antara 4 Megabit per detik hingga 6 Megabit per detik, karena adanya beberapa halangan seperti kolisi (tumbukan) paket data dalam jaringan. Standar ini dibangun berdasarkan spesifikasi IEEE 802.3 yang dikembangkan oleh Project 802. Jaringan 10BaseT dihubungkan dengan menggunakan topologi star ke sebuah hub yang berada di tengah-tengah jaringan. Kabel UTP yang digunakan adalah kabel UTP Kategori 3, UTP Kategori 4, atau UTP Kategori 5, yang diberi ujung konektor RJ-45. Panjang maksimum satu buah segmen jaringan 10BaseT adalah 100 meter. Jika jarak antara dua segmen melebihi jarak ini, maka dua segmen tersebut harus dihubungkan dengan menggunakan repeater. Jarak minimum sebuah segmen adalah 2.5 meter. Dengan menggunakan stackable hub (hub yang dapat ditumpuk), sebuah jaringan yang cukup besar dapat dibentuk dengan menggunakan standar ini. Meskipun standar ini mendukung hingga 1024 node, sebaiknya dalam satu jaringan jangan terdapat lebih dari 300 node agar kinerja yang lebih baik, mengingat semakin banyak node yang terhubung akan memperbanyak kolisi yang terjadi. Nama 10BaseT diambil dari beberapa komponen yang menyusunnya, yakni: * Kecepatan maksimum jaringan (10 Mbit/detik) * Metode transmisi jaringan (Baseband) * Kabel yang digunakan (Twisted-Pair). Standar jaringan ini sudah dianggap usang, dan digantikan dengan standar 100BaseT (Fast Ethernet) atau bahkan Gigabit Ethernet (1000BaseT).
Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/10BaseT
100BaseT 100BaseT adalah nama lain fast Ethernet yang mempunyai kecepatan transmisi sampai dengan 100 mbps. Jenis 100BaseT ini lebih mahal daripada 10BaseT dan lebih jarang digunakan pada local area network (LAN).
Sumber:http://dedenthea.wordpress.com/2009/12/31/dasar-dasar-mengenal-jaringan
Network Cloud
Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. [1] Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), [2] sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") [3] tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. [4] Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain." [5]Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server. Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud
Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
Repeater
Suatu perangkat yang dipasang di titik-titik tertentu dalam jaringan untuk memperbarui sinyal-sinyal yang di transmisikan agar mencapai kembali kekuatan dan bentuknya yang semula, guna memperpanjang jarak yang dapat di tempuh. Ini di perlukan karena sinyal-sinyal mengalami perlemahan dan perubahan bentuk selama transmisi.
Sumber:http://dedenthea.wordpress.com/2009/12/31/dasar-dasar-mengenal-jaringan
Router
Perute atau penghala (bahasa Inggris: router) adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai penghalaan. Proses penghalaan terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari protokol tumpukan (stack protocol) tujuh-lapis OSI. Daftar isi 1 Fungsi 2 Jenis-jenis router 3 Router versus Bridge 4 Produsen router 5 Lihat pula 6 Pranala luar Fungsi Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN. Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring. Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan. Jenis-jenis router Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni: static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya. Router versus Bridge Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address. Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke internet. Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Penghala
tHub
hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan. Hub bekerja pada lapisan fisik (layer 1) pada model OSI. Hub digunakan sebagai transmisi pengambilan data dari komputer client.
Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Hub
Workgroup Switch
Switch ini didisain untuk meningkatkan performasi workgroup selain menyediakan fleksibilitas tingkat tinggi. Kuat dan mudah digunakan, switch ini memungkinkan user dengan mudah menghubungkan port apa saja ke baik titik 10Mbps atau 100Mbps untuk meningkatkan bandwidth, menaikkan waktu respons dan memenuhi kebutuhan beban berat. Semua port mendukung standar NWay. Mereka secara otomatis bernegosiasi di antara kecepatan jaringan 10BASE-T dan 100BASE-TX, sebaik di antara mode half atau full duplex. Tiap port dapat berfungsi sebagai uplink ke Fast Ethernet atau downlink ke Ethernet. Switch ini cocok untuk deployment dari server berkecepatan tinggi untuk bandwidth workgroup 10Mbps atau 100Mbps. Dalam mode 200Mbps full-duplex, setiap port dapat menyediakan workstation dengan jalur data bebas hambatan untuk akses simultan ke server.
sumber:http://www.reocities.com/petracom/dlink/index.html

Microcontroller : "LoveHurt" Dengan Dot Matrix

Projek kali ini masih menggunakan Attiny 2313, langsung aja yuk..



Siapkan bahan-bahan seperti berikut:


Attiny 2313
Led matrix 7x5
R 10K
Diode 4148
PCB lobang
Header 2x5 buat ISP programmer (optional - Bisa diprogram di Breadboard)
Socket 20 untuk ATtiny, dan soket 14 ( dibelah dua ) buat tempat Led matrix


rangkaiannya seperti ini :



Kemudian komponen dirangkai diatas PCB lobang, ato bisa juga memakai bahan lain( disesuaikan dengan tempat yg mau di pake, misale kotak hadiah , papan tripleks dan lain sebagainya)



letakkan LED MATRIX sesuai dengan SOCKET IC yg dibelah tadi



Script code dalam Bahasa C /WinAvr seperti berikut:


#define F_CPU 1000000UL
#include < avr/io.h >
#include < util/delay.h >
#include < avr/pgmspace.h >
#include < string.h >
#include < avr/eeprom.h >

//Progmem simpannya di FLASH memory

const char love1[] PROGMEM =
{
0b0011110,
0b0100001,
0b1000010,
0b0100001,
0b0011110

};

const char love2[] PROGMEM =
{
0b0001100,
0b0010010,
0b0100100,
0b0010010,
0b0001100

};

const char L[] PROGMEM ={0x7f, 0x7f, 0x40, 0x40, 0x20};
const char O[] PROGMEM ={0x3e, 0x7f, 0x41, 0x41, 0x3e};
const char V[] PROGMEM ={0x3f, 0x7e, 0x40, 0x20, 0x1f};
const char E[] PROGMEM ={0x7f, 0x7f, 0x49, 0x49, 0x41};
const char H[] PROGMEM ={0x7f, 0x7f, 0x08, 0x08, 0x7f};
const char U[] PROGMEM ={0x3f, 0x7f, 0x40, 0x40, 0x3f};
const char R[] PROGMEM ={0x7f, 0x7f, 0x11, 0x29, 0x46};
const char T[] PROGMEM ={0x03, 0x03, 0x7f, 0x03, 0x02};

const char creature[]={0x4e, 0x31, 0x35, 0x31, 0x4e}; //simpan di memory/RAM aja
uint8_t EEMEM tengkorak[5]= {0x1e, 0x75, 0x61, 0x75, 0x1e}; //simpan di EEPROM
uint8_t EEMEM pacman[5]= {0x26, 0x67, 0x67, 0x7f, 0x3e}; //simpan di EEPROM

char dotnya[5],scrolnya[7];
void tulis(uint8_t lama)
{
uint8_t a,b;
for(a=0 ; a> (step - 7) ;
tulis(10);
}
step++;
}
}
}
int main(void)
{
DDRD = 0b1111111; // untuk baris
DDRB = 0b11111; // untuk kolom

PORTD =0; // Set all pins low
PORTB =0b11111; //matikan layar
while(1)
{
// yang ini nulis langsung

strncpy_P(dotnya,love2,5);
tulis(20); // angka didalam maksudnya lama tampil
strncpy_P(dotnya,love1,5);
tulis(40);
strncpy_P(dotnya,love2,5);
tulis(20);
strncpy_P(dotnya,love1,5);
tulis(40);
strncpy_P(dotnya,love2,5);
tulis(20);
strncpy_P(dotnya,love1,5);
tulis(40);

//yang ini pake function geser

strncpy_P(scrolnya,L,5);
geser(50);
strncpy_P(scrolnya,O,5);
geser(50);
strncpy_P(scrolnya,V,5);
geser(50);
strncpy_P(scrolnya,E,5);
geser(50);
strncpy_P(scrolnya,H,5);
geser(50);
strncpy_P(scrolnya,U,5);
geser(50);
strncpy_P(scrolnya,R,5);
geser(50);
strncpy_P(scrolnya,T,5);
geser(50);

//geser ambil dari RAM

strncpy(scrolnya,creature,5); //tanpa _P karena ambil di RAM
naik(50);

//ambil dari eeprom ..mengirit soalnya attiny2313 super pelit

eeprom_read_block((void*)&scrolnya,(const void*)&tengkorak, 5);
naik(50);

eeprom_read_block((void*)&scrolnya,(const void*)&pacman, 5);
geser(50);

}

return 0;
}

Script code diatas dibuat dalam mode FLASH, RAM, dan EEPROM, jadi ketika download program ke IC harus memprogram FLASH dulu kemudian dilanjutkan dengan EEPROM.
FLASH extensinya .hex sedangkan isi EEPROM extensinya .eep